ISL Musim Depan 20 Klub


Jakarta –
Tanpa berbelit-belit jumlah kontestan Indonesia Super League (ISL) musim depan (2012/2013) akan bertambah menjadi 20 tim. Ini setelah dua tim yang sebelumnya berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) yang mengajukan kembali ke ISL yaitu juara IPL musim perdana (2011/2012) Semen Padang dan Persijap resmi diterima kembali ke ISL.

Kepastian diterimanya kembali Semen Padang dan Persijap itu tercetus dalam managers meeting klub-klub ISL yang dilangsungkan di Hotel Park Lane Jakarta, Jumat (28/9)malam. Dalam pertemuan itu perwakilan Semen Padang dan Persijap ikut hadir dan 18 klub ISL lainnya semua setuju menerima kembalinya dua “saudara lamanya” itu.

“Seluruh kontestan lain ISL musim depan menerima dengan tangan terbuka kembalinya Semen Padang dan Persijap. Tak satupun yang menolak. Jadi, Semen Padang dan Persijap boleh dibilang sudah jadi bagian dari ISL lagi,” ujar Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia, operator ISL kepada wartawan.

Kembalinya Semen Padang dan Persijap ini masih akan disahkan dalam kongres yang rencananya bakal digelar pada November atau Desember. Joko mengungkapkan, proses kembalinya Semen Padang dan Persijap memakan waktu cukup lama.

Sebelumnya surat permohonan kedua klub itu untuk kembali sudah dibahas oleh Exco PSSI versi KLB Ancol dan memerintahkan kepada PT Liga untuk memfollow up sesuai dengan prosedur.

Komisaris SP Benaz Azhari mengungkapkan latar belakang sikap Semen Padang kembali ke ISL. Di antaranya adalah karena adanya desakan dari suporter.

“Suporter minta SP kembali main di ISL. Itu jadi dasar utama kami balik ke ISL dan manajemen sepakat,” tegas Benaz.

Sementara itu, kick off ISL yang awalnya dirancang 3 November akhirnya ditetapkan kick off pada 5 Januari 2013. Tapi launchingnya akan dilangsungkan pada 12 Desember 2012 (12-12-12). “Bentuk launchingnya nanti apakah berbentuk laga charity game atau community shield itu yang masih dimatangkan PT Liga,” jelas Joko.

PT Liga menetapkan, pada 30 Oktober sudah didapat kepastian (definitive) klub-klub yang akan bermain di ISL musim depan. Sebelumnya, PT Liga akan melakukan verifikasi kepada klub-klub yang baru promosi.

“Jika ada klub yang tidak lolos verfikasi, maka kandidat penggantinya adalah klub Divisi Utama yang musim lalu menembus babak delapan besar yang memenuhi syarat (verifikasi).  Proses verifikasi akan dilangsungkan pada pecan pertama sampai pecan terakhir Oktober.

Sebelum kompetisi ISL digulirkan PT Liga akan kembali menggelar Inter Island Cup (III) pada November. Rencananya turnamen pemanasan ini akan diikuti oleh sekitar 16-24 klub. Itu artinya akan melibatkan tim-tim Divisi Utama.

PT Liga juga berencana mendatangkan tim dari luar. Satu tim asal Malaysia, Sarawak FC sudah menyatakan bakal ikut ambil bagian. Inter Island akan dilangsungkan dalam sistem grup. (ali/ko)

Source:

http://www.jpnn.com/read/2012/09/29/141360/ISL-Jadi-20-Tim-

KILAS BALIK –  PSSI Lakukan Pelanggaran Berat

Jakarta- Pengurus klub Persebaya Wisnu Wardhana mengatakan, PSSI telah melakukan pelanggaran berat terhadap statuta terkait dengan sikapnya yang tetap menggelar kompetisi dengan 24 klub.

“Kalau tidak ada pelanggaran terhadap statuta pasti tidak akan ada konflik. PSSI jelas-jelas telah melakukan pelanggaran berat dan sejumlah klub sudah mengingatkan akan hal itu,” ujar Wisnu Wardhana di Jakarta, Rabu (26/10).

Hal itu dikatakan Wisnu Wardhana dalam diskusi sepakbola bertajuk “PSSI dalam Genggaman Politik, Liga Indonesia Milik Siapa?” yang digelar situs online gresnews.com.

Wisnu sendiri hadir dalam diskusi tersebut mewakili anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI La Nyalla Mattalitti sebagai Komite Tetap PSSI lantaran La Nyalla yang diundang tengah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji.

Wisnu mengungkapkan, saat ini di PSSI masih terjadi adanya pergolakan manajemen yang tidak sesuai dengan roh reformasi yang menjunjung tinggi supremasi hukum, yakni statuta sebagai tatanan hukum tertinggi.

“Kita harus mencegah terjadinya pelanggaran statuta. PSSI sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran yang sangat berat dan sudah jauh melampaui batas. Dalam tiga bulan ini banyak pelanggaran yang seharusnya tidak dilakukan. Mereka sudah tidak melihat lagi statuta,” ujarnya.

Pelanggaran terberat dimaksud masih berkisar keputusan kompetisi yang akan diikuti 24 klub, dan di mata klub anggota, PT Liga Indonesia adalah badan pengelola kompetisi yang masih sah.

Ditegaskannya, pengurus PSSI seharusnya bertugas mencegah pihak lain agar tidak melakukan pelanggaran statuta, namun yang terjadi justru sebaliknya, PSSI malah melanggarnya.

“Event kompetisi yang diikuti 24 klub adalah sesuatu yang dipaksakan didasarkan atas keputusan kebijakan yang dibuat semau-maunya. PSSI tidak melihat segala sesuatu harus melalui proses dan apakah yang mereka perbuat melanggar atau tidak,” ujarnya.

Pelanggaran berat lain yang dilakukan PSSI, lanjutnya, adalah dengan memasukkan enam klub baru ke dalam wadah kompetisi level tertinggi yakni Persibo Bojonegoro, Persema Malang, PSM Makassar, Bontang FC, Persebaya Surabaya dan PSMS Medan.

Dikatakannya, dasar dimasukkannya keenam klub tersebut tidak ada dalam statuta. Apalagi Persibo dan Persema jelas-jelas telah dicoret keanggotaannya melalui Kongres PSSI di Bali pada Januari lalu.

“Ada muatan memaksakan kehendak, dan ada intervensi sehingga kelompok-kelompok yang diluar 18 klub bisa masuk. Ini pelanggaran berat,” tegas Wisnu Wardhana.

Mengenai status PT Liga Indonesia yang dikabarkan telah dicabut oleh PSSI, Wisnu juga mengingatkan bahwa pencabutan tersebut tak bisa dilakukan oleh Komite Eksekutif, melainkan melalui kongres.

Sebagaimana diketahui, PSSI melalui Surat Keputusan bernomor SKEP/21/JAH/VIII/2011 tertanggal 22 Agustus 2011 dan ditandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menyatakan telah mencabut status PT Liga Indonesia dan PT ini sudah tidak memiliki kewenangan apapun yang berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi profesional di bawah yurisdiksi PSSI.

“Dicabutnya PT Liga Indonesia oleh Exco itu salah besar, karena seharusnya bukan Exco yang mencabutnya. Kemudian masuknya Persema dan Persibo ke dalam 24 klub itu tidak bisa dikompromikan sesuai statuta. Sesuatu yang dicabut di dalam kongres tidak bisa dianulir oleh Exco. Kalau ini tetap diteruskan maka jelas hal itu tidak sah,” ujarnya.

Wisnu menambahkan, jika pelanggaran yang dilakukan oleh PSSI sampai dilaporkan oleh klub ke FIFA dengan seluruh bukti-bukti yang ada, maka sangat mungkin PSSI akan dibekukan oleh FIFA. (ant/hrb)

Source: http://www.investor.co.id/home/wisnu-wardhana-pssi-lakukan-pelanggaran-berat/22991

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s