TRG vs Arema Pelita Bakrie: Ajang KPSI Rebut Hati Suporter

Malang – Tidak salah jika dikatakan bahwa laga TRG vs Arema Pelita Bakrie, Jumat (5/10) nanti merupakan ajang perebutan hati suporter oleh KPSI.

Jika stadion Kanjuruhan, Malang, nantinya penuh oleh dukungan Aremania yang terkenal fanatik, maka boleh jadi dapat disimpulkan bahwa tim bentukan KPSI lebih mengena di hati suporter ketimbang Tim Nasional Merah-Putih yang dibentuk secara sah oleh PSSI.

Memang agak sedikit lebay mengukur laga nanti demi pertaruhan gengsi merebut simpati publik sepakbola. Masalahnya, suporter bukan hanya ada di Malang. Selain itu, kekekian di hati suporter sudah demikian akut, sehingga tim mana pun yang muncul menandingi Tim Nasional Merah-Putih akan mengundang simpati. Dengan kata lain, suporter merindukan roh dari tim yang diidam-idamkannya.

Selain itu, berlaganya Tim TRG nanti sekaligus merupakan upaya menepis pertanyaan sebagian suporter yang selalu menanyakan kapan kiranya Tim TRG bertanding. Pertanyaan yang ramai dibincangkan di forum diskusi dunia maya maupun kolom komentar setiap berita media online semacam itu bahkan kadung sering terdengar sebagai ajang mem-bully pihak lawan.

Menyoroti segi kualitas pertandingan nanti, rasanya belum dapat diukur sejauh mana akan tercipta. Pasalnya, Tim TRG dan Arema Pelita Bakrie terbilang tim yang baru dibentuk. Namun, Tim TRG punya kelebihan dari Arema Pelita Bakrie karena tim tersebut notabene merupakan Tim Nasional Merah-Putih yang turun di ajang AFF Suzuku Cup 2010 silam plus muka-muka baru.

Kelebihan Tim TRG lainnya dari Arema Pelita Bakrie adalah mereka telah ditempa secara fisik dan teknis kurang lebih satu bulan di kawasan Batu, Malang, oleh Alfred Riedl, pelatih yang berkali-kali berprestasi meraih runner-up di berbagai ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara, mulai dari Sea Games, AFF Cup, sampai King Cup.

Sementara tim Arema Pelita Jaya sejauh ini baru memulai latihan fisik, itu pun baru berjalan sepekan. Komposisi pemainnya pun terbilang baru karena tengah menjalani proses merger antara pemain-pemain di Arema Indonesia dan Pelita Jaya.

Arema Pelita Bakrie yang dibesut Rahmad Darwaman (RD) tersebut tampaknya belum jauh berlatih taktik dan strategi karena masih membenahi fisik para pemain setelah libur kompetisi. Namun, racikan seorang RD tentu tidak boleh diragukan. Beliau telah malang melintang di Indonesia Super League (ISL), bahkan pernah membawa Tim Nasional Merah-Putih U-23 menjadi runner-up di Sea Games 2011 yang lalu.

Siapa yang akan memenangi pertandingan nanti tampaknya tidak usah diandai-andaikan. Sebab, sepakbola mutlak diketahui dari hasil obyektif di lapangan. AKan tetapi, rasanya sangat tak pantas jika Tim TRG nanti tidak dapat memetik kemenangan. Selain melihat faktor teknis, dari segi nonteknis tim asuhan Riedl itu mestinya bisa menang, bahkan kalau bisa harus menang TELAK.

Apa pun hasilnya nanti, setidaknya publik Malang akan disuguhkan pertandingan yang diharapkan berkelas. Sejauh ini, ANTV belum mengonfirmasi apakah pertandingan tersebut akan disiarkan secara langsung atau tidak. Dari segi bisnis dan upaya mem-branding TIm TRG, laga tersebut jauh dari tak pantas untuk disiarkan secara langsung.

So, kita lihat saja ke depan seperti apa? Taruhan, Anda pilih tim mana yang bakal menang?

Admin @OfficialKPSI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s