Tokoh-tokoh Kunci yang Berjasa Membangun Sepakbola Modern di Indonesia

Skuat Timnas Indonesia dalam kunjungan ke rumah Bapak Aburizal Bakrie di sela-sela Kejuaraan Piala AFF 2010.

Jakarta – Sepakbola adalah olahraga paling digemari di bumi, termasuk di seantero negeri republik ini. Semua orang dari Sabang sampai Merauke, mulai anak-anak sampai dewasa, sangat menggandrungi tontonan dua kesebelasan yang memainkan bola bundar terbuat dari kulit di atas lapangan rumput maupun sintetis dalam rentang waktu 2×45 menit.

Dalam catatan sejarah, sepakbola hadir di Nusantara atas jasa para penjajah dari negeri Belanda yang terkemudian dalam terang visioner seoarang Ir. Soeratin menjadi bahan perekat dan pengikat yang kuat dalam menyatukan segenap anak bangsa di bawah payung republik ini. Bahkan, kelahirannya pada medio 1930 lebih dulu dari lahirnya republik yang lahir pada 17 Agustus 1945.

Setiap orang dari segenap pelosok negeri ini berhak dan patut mengembangkan sepakbola. Untuk hal ini, perlu dikenang pernyataan yang begitu semangat dari Bapak Nurdin Halid saat berceramah di hadapan kader sebuah partai besar di Palu pada awal tahun 2011 silam.

Dalam kata sambutannya itu, Bapak Nurdin mengisahkan sukses timnas senior di Piala AFF 2010 yang merupakan hasil karya Partai Golkar yang dipersembahkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Partai Golkar adalah partai karya, sehingga setiap kader Golkar harus memberi kontribusi terbaik bagi tanah air di mana pun mereka berada, termasuk saya sebagai kader Golkar berbuat untuk PSSI,” ujar Bapak Nurdin saat itu.

“Banyak cercaan yang dialamatkan kepada saya terkait kepemimpinan di PSSI. Namun mereka mengelu-elukan timnas saat berlaga di lapangan. Padahal keberhasilan timnas tersebut tak lepas dari kepemimpinan saya di PSSI,” lugas Bapak Nurdin.

Demikianlah, sejak dahulu bahkan sampai sekarang kemajuan sepakbola di tanah air memang tidak dapat dipisahkan dari partai berlambang beringin. Suka maupun tidak suka, setiap kader yang bernaung di Partai Golkar telah mengerahkan upaya sekuat tenaga demi kejayaan sepakbola Indonesia.

Apakah hal itu merupakan bentuk politisasi sepakbola? Tentu saja tidak, karena setiap kader yang berkarya untuk sepakbola di tanah air bekarya nyata atas nama pribadi bukan mengatasnamakan partai di mana mereka bernaung.

Berikut ini beberapa kader yang komit dengan kemajuan sepakbola nasional dan kebetulan terafiliasi dengan partai maupun ormas yang boleh dikatakan sebagai sebuah kelaurga besar.

Kader yang berasal dari kalangan pebisnis, profesional, dan tokoh masyarakat, antara lain:

  1. Aburizal Bakrie (Ketua Umum Partai Golkar; calon Presiden RI; banyak menyuntik dana selama kepengurusan Nurdin Halid di PSSI, terakhir menyumbangkan 25 hektar tanah di Jonggol untuk PSSI di sela-sela gelaran AFF Suzuki Cup 2010)
  2. Nirwan Bakrie (Mantan Wakil Ketum PSSI di masa Nurdin Halid; Mantan Wakil Sekjen Golkar; Pemilik Pelita Jaya Cronus, Bakrie & Brothers Group)
  3. Anindya Bakrie (Presdir Bakrie Telecom – Esia; Visi Media Asia – ANTV, TVONE, Vivanews, yang menyiarkan laga-laga seru ISL selama 9 tahun terakhir)
  4. Andi Darussalam Tabussala (Mantan Ketua BLI, Wapres PT. Lapindo Brantas, Bakrie Group)
  5. Nurdin Halid (Mantan Ketum PSSI periode 2003-2011; Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Partai Gokar, yang membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala Kemerdekaan di tahun 2008, di final mengalahkan Libya 3-0)
  6. Djoko Driyono (CEO Pt. Liga Indonesia, Mantan Staf PT. Krakatau Steel, salah satu pelanggan terbaiknya adalah PT Bakrie Pipe Industries – BPI)
  7. Hinca Panjaitan (Komding di masa Nurdin Halid)
  8. Lalu Mara Satriawangsa (Tokoh kunci Arema Pelita Cronous; Wakil Sekjen Bidang Informasi & Penggalangan Opini partai Golkar)
  9. Dodi Reza Alex Noerdin (Sriwijaya FC, Anggota DPR RI Fraksi Golkar)
  10. Harbiansyah Hanafiah (Persisam, Pemuda Pancasila, Samarinda, Kaltim)
  11. Fadli Hasan (Persela, Bupati Lamongan, Golkar)
  12. Herman Abdullah (PSPS Pekanbaru, KOSGORO Riau, Ormas Golkar)
  13. Endri Erawan (Mitra Kukar, Mantan Bendahara Golkar, Kaltim)
  14. Benhur Tomy Mano (Persipura, Walikota Jayapura dari Golkar)
  15. Habel Melkias Suwae (Persidafon, Cagub Papua dari Golkar)
  16. Rendra Kresna (Presiden kehormatan Arema Pelita Cronous, Bupati Malang dari Golkar)
  17. Rahudman (PSMS versi Indra Sakti, Walikota Medan dari Golkar)
  18. Mafirion (Deltras Sidoardjo, Exco di masa Nurdin Halid)
  19. Fery Paulus (Ketum Persija, Exco di masa Nurdin Halid)
  20. Iwan Budianto (CEO Arema Pelita Cronous; Mantan Exco PSSI era Nurdin Halid)

Pengurus PSSI-KPSI Periode 2012-2017:

Ketua Umum        : Ir. Haji La Nyalla Matalitti (Ketua Majelis Pengurus Wilayah [MPW] Pemuda Pancasila, Ketua Kadin Jatim)
Wakil Ketua Umum    : Rahim Soekasah (Mantan Dirtek Pelita Jaya, Bakrie Group)

Exco PSSI-KPSI Periode 2012-2017:

  1. Robertho Rouw (Ketua MPW Pemuda Pancasila, DKI Jakarta)
  2. Tony Aprilani (Mantan Anggota DPR RI Fraksi Golkar)
  3. Djamal Aziz (Penasehat Pemuda Pancasila Kabupaten Malang; Anggota DPR RI dari Partai HANURA)
  4. Diza Rasyid Ali (Ketua MPW Pemuda Pancasila, Sulsel)
  5. Erwin Dwi Budiawan (Putra Harbiansyah Hanafiah, terafiliasi dengan Pemuda Pancasila & Partai Golkar, Samarinda)
  6. Hardi Hasan (Ketua Pengrov PSSI DKI Jakarta di masa Nurdin Halid)
  7. Zulfadli (Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar)
  8. Ahmed Zaki Iskandar (Anggota KomisiX DPR RI Fraksi Golkar; Calon Walikota Tangerang)
  9. La Siya (Ketua Harian Persipura, terafiliasi dengan Partai Golkar)

Pengurus Klub-klub ISL:

1. Sriwijaya FC

H. Dodi Reza Alex, CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) adalah anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar dan Wakil Sekjen Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Partai Golkar.

Ayahnya Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel yang diusung dari Partai Golkar. Alex juga diusung Partai Golkar dalam Pilgub DKI Jakarta, namun hanya menempati urutan kelima dari 6 pasang calon gubernur.

2. Persela Lamongan

Fadli Hasan, Ketua Umum Persela merupakan Bupati Lamongan hasil Pilkada 2010 yang diusung oleh Partai Golkar.

3. PSPS Pekanbaru

Herman Abdullah, Ketum PSPS Pekanbaru merupakan Ketua Kosgoro Riau. Kosgoro adalah ormas underbouw Partai Golkar.

4. Mitra Kukar

Endri Erawan, CEO Mitra Kukar merupakan mantan bendaharawan Partai Golkar yang sekarang menjabat sebagai Ketua Kadin Kutai Kartanegara.

5. Persipura

Benhur Tommy Mano, Ketum Persipura 2010-2014 merupakan Walikota Jayapura yang berasal dari Partai Golkar. Ketum periode sebelumnya, MR Kambu juga berasal dari Partai Golkar.

6. Persidafon dafonsoro

Habel Melkias Suwae, Ketum Persidafon yang merupakan calon Gubernur Papua periode 2011-2016 dari Partai Golkar.

7. Pelita Jaya

Gunawan Tamsir, Ketum Pelita Jaya adalah petinggi di PT. Bakrieland Development Tbk. Pelita Jaya berada di bawah pengelolaan PT. Pleita Jaya Cronus, salah satu anak perusahaan Bakrie Group. Manajer tim, Lalu Mara Satriawangsa adalah Wakil Sekjen Bidang Informasi & Penggalangan Opini partai Golkar.

8. PS Deltras

Mafirion, Ketum Deltras Sidoardjo merupakan mantan Exco PSSI di masa kepengurusan Nurdin Halid. Mafiron mengambil alih Deltras atas dukungan keluarga Bakrie, mengingat ada perusahaan vital Bakrie Group di Sidoardjo.

9. Persebaya DU 

Wisnu Wardhana, Ketum Persebaya Divisi Utama PT. LI, yang direstui Bapak La Nyalla Mattalitti.

10. Persiba Balikpapan

Syahril HM Taher, Ketua Persiba merupakan Ketua MPC Pemuda Pancasila di Balikpapan, Kaltim. Beliau merupakan salah satu tokoh Pemuda Pancasila Nasional bersama bapak La Nyalla Mattalitti. Pada masa Orde Baru, Pemuda Pancasila menyalurkan aspirasinya untuk Golkar. Setelah reformasi, Pemuda Pancasila membentuk partai sendiri yang bernama Partai Patriot.

11. Persisam Samarinda

Harbiansyah Hanfiah, CEO Persisam Putra, kini diplot sebagai Komisaris Utama PT. Liga Indonesia.

12. Persegres Gresik

Sambari Halim Radianto, GM Persegres Gresik, Bupati Gresik, Ketua DPD Partai Golkar, Gresik.

13. Persiram Raja Ampat

Hendrik AG Wairara, Ketua DPRD Kepulauan Raja Ampat, Papua, Partai Golkar.

Source: berbagai sumber

6 responses to “Tokoh-tokoh Kunci yang Berjasa Membangun Sepakbola Modern di Indonesia

  1. Saya senang sekali pak ical bakrie nyalon presiden, kampanye besar2an bagi2 duit ke rakyat, dan akhirnya kalah telak😀

  2. JANGAN SAMPE “BAPAK YANG DARI GOLKAR” ITU GAK JADI NYAPRES!!! ANE DUKUNG, SEMOGA MAKIN BANGKRUT…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s